This site requires JavaScript. This message will only be visible if you have it disabled.

Ponpes Hidayatullah Medan Gelar Rapat Kerja Tahunan

Ponpes Hidayatullah Medan Gelar Rapat Kerja Tahunan



Pasca penunjukan Pondok Pesantren Hidayatullah Medan Sumatera Utara menjadi Kampus Utama , diantara 300 cabang Hidayatullah di seluruh Indonesia, maka akhir tahun 2013 adalah tahun ketiga perjalanan Kampus Utama Medan. Maka Pondok Pesantren Hidayatullah Medan perlu menyelenggarakan Rapat Kerja untuk menyusun Program Tahunan 2013 – 2014 . Raker berlangsung selama 3 hari mulai hari Ahad 24 Nopember 2013 sampai hari Selasa 26 Nopember 2013.


Selama 3 hari para pengurus Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Medan membahas program kerja tahunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2014, baik menyangkut bidang Pendidikan, Sosial, Dakwah, Pengembangan Sarana serta strategi Penggalian Dana Ummat.

Rapat berlangsung begitu padat, sehingga tidak ada waktu longgar, kecuali waktu shalat serta makan saja. Peserta dibatasi hanya pengurus Yayasan serta bagian keputrian. Tujuan pembatasan peserta ini adalah : pertama,  agar kegiatan pembelajaran bagi santri tetap bisa berjalan, karena para guru tidak ikut dalam rapat. Kedua, untuk mengefektifkan waktu karena masukan masukan dari guru bisa diwakili oleh bagian pendidikan serta kepala sekolah.   Kegiatan ini disatukan dengan acara pelantikan Dewan Santri Pondok Pesantren Hidayatullah Medan. Inti dari Program Satu Tahun kedepan adalah bagaimana meningkatkan kualitas output pendidikan, bagaimana menarik minat masyarakat lebih besar lagi untuk mendidik anaknya di pesantren ini, meningkatkan layanan bagi santri baik dari sisi kesejahteraan, pendidikan dan pembinaan mental spiritual atau kemampuan ulumuddin. Disamping itu juga banyak program pengembangan sarana dan prasarana yang harus segera diwujudkan dalam rangka memenuhi tuntutan kebutuhan perkembangan, dimana jumlah santri terus meningkat hingga sekarang sudah mencapai angka 520 orang. Tentu hal ini membutuhkan kerja maksimal dan peran semua pihak.