This site requires JavaScript. This message will only be visible if you have it disabled.

Upgrading Guru Dan Daiyah Muslimat


Muslimat Hidayatullah Sumatera Utara menggelar Upgrading Guru Dan Da’iyah Sumatera di Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Tanjung Morawa Deliserdang (20 s/d 23 Februari 2015). Inti kegiatan Upgrading adalah, teknik ,endongeng untuk anak, menghadirkan Nara Sumber Wiwik Puspita Sari S.Pd, M.Pd ( Juara satu Mendongeng Tingkat Nasional asal Medan ), serta Training Marhalah Ula , menghadirkan Nara Sumber : Drs. H. Abdurrahman MA ( Dewan Syuro Hidayatullah ) dan Drs. H. Shohibul Anwar MA ( Kadep Dakwah Hidayatullah Pusat ). Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang utusan dari Pimpinan-pimpinan Daerah dan Pimpinan Cabang Hidayatullah Se-Sumatera Utara.

Mengapa harus mendongeng?


Ternyata, dongeng tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki manfaat bagi anak-anak


Dongeng sejak dulu selalu membawa pesan yang begitu menyentuh, sehingga membentuk Anak berperilaku baik. Lebih dari itu, mungkin dulu Anda terpesona suara ibu atau ayah saat mereka mendongeng untuk Anda malam-malam sebelum tidur. Diantara manfaatnya adalah :

    Meningkatkan keterampilan bicara anak, karena anak akan kenal banyak kosa kata.
    Mengembangkan kemampuan berbahasa anak, dengan mendengarkan struktur kalimat.
    Meningkatkan minat baca.
    Mengembangkan keterampilan berpikir.
    Meningkatkan keterampilan problem solving.
    Merangsang imajinasi dan kreativitas.
    Mengembangkan emosi.
    Memperkenalkan nilai-nilai moral.
    Memperkenalkan ide-ide baru.
    Mengalami budaya lain.
    Relaksasi.
    Mempererat ikatan emosi dengan pendongeng ( guru atau orangtua )

Adapaun Upgrading Daiyah tujuannya memberikan wawasan serta tambahan  spirit atau semangat dan ilmu para istri da'i Hidayatullah yang bertugas didaerah diwilayah Sumatera Utara dalam menghadapi medan dakwah.

Hidayatullah sebagai Ormas yang bergerak dibidang dakwah Islam dan Pendidikan, yang memiliki program utama  untuk  mewujudkan agenda perubahan dalam skala individu, keluarga dan masyarakat secara mendasar dan terarah, Alhamdulillah telah berkembang menasional. Di Indonesia telah berdiri kantong-kantong dakwah dan basis-basis pendidikan Islam dibawah bendera organisi ini. Diantaranya telah hadir di daerah-daerah yang ada di wilayah Sumatera Utara.


Tentu saja kehadiran para da’iyah Hidayatullah di Sumatera Uatara, disamping mendapat respon positif dari masyarakat, namun disisi lain tak sedikit dan tak jarang menghadapi tantangan dilapangan. Baik tantangan dari eksternal maupun tantangan internal da’iyah itu sendiri.


Tantangan ekternal misalnya , keanekaragaman suku dan budaya, bahasa serta agama yang ada di Sumatera Utara, tentunya memerlukan kepiawaian tersendiri dalam melakukan pendekatan ( Approach ).  Luasnya wilayah dan jauhnya jarak tempat berdakwah dari pusat kota. Tak jarang para da’iyah Hidayatullah yang ditugaskan di daerah minus, dalam artian minus jumlah ummat Islamnya maupun minus dari sisi sumberdaya alamnya sehingga masyarakatnya termarjinalkan. Tantangan lain secara eksternal adalah adanya gerakan dekadensi moral, liberalisasi agama, bahkan gerakan de-Islamisasi,de-Humanisasi, salibisasi serta gerakan anti Islam lainnya.


Tantangan internalnya tentunya adalah menyangkut kemampuan sumberdaya Insani para Da’iyah itu sendiri yang memang terbatas, atau bahkan lemah, baik dari segi kemampuan intelektual, pengalaman, metologi, psikologi, antropologi, sosiologi dll. Sehingga perlu dilakukan penyegaran, upgrading serta pembekalan yang memadai untuk meningkatkan kemampuan Sumberdaya Insani tersebut.


Karenanya dipandang perlu untuk segera dilaksanakan kegiatan Upgrading Da’iyah Transformatif Muslimat Hidayatullah Se-Sumatera ini dalam rangka menyiapkan serta meningkatkan kemampuan, baik intelekktual, spiritual maupun life skill para da’iyah, sehingga mereka bisa kembali tandang ke gelanggang dakwah lebih percaya diri dan lebih mandiri sehingga mampu mengantar ummat ini menjadi bermartabat.


Dukungan semua pihak, baik pemerintah, instansi serta masyarakat, tentunya sangat diharapkan demi terlaksana dan terselenggaranya kegiatan yang mulia ini dengan lancar dan baik, sehingga bisa memenuhi secara maksimal harapan kita untuk mewujudkan dan  memperkuat barisan da'iyah di Sumatera Uatara ini