This site requires JavaScript. This message will only be visible if you have it disabled.

Khidmat Pernikahan Anak Sopir Pribadi Pendiri Hidayatullah di Medan

Khidmat Pernikahan Anak Sopir Pribadi Pendiri Hidayatullah di Medan

KAMPUS UTAMA Pondok Pesantren Hidayatullah Medan kembali menyelenggarakan pernikahan santrinya. Dia yang sedang berbahagia tersebut adalah Muhammada Nadzir bin Muhammad Ghazali.

Nadzir mempersungting seorang gadis bernama Rina Maharani, putri dari salah satu warga binaan Pesantren Hidayatullah Medan yang berasal dari dusun terpencil di lereng gunung Sibolangit, Sumatera Utara. Acara ini dihadiri oleh seribu santri lebih bersama dengan undangan.

Sang mempelai lelaki, Nadzir, merupakan putra dari Ustadz Muhammad Ghazali, dai asal Medan Sumut yang selama ini dikenal di lingkungan Hidayatullah dengan nama Abang Ghazali.

Abang Ghazali dikenal sebagai sopir pribadi pendiri Hidayatullah Almarhum Ustadz Abdullah Said semasa beliau masih hidup.

"Sang putra (Nadzir) sekarang dititipkan sama kami di Kampus Hidayatullah Medan, dan pada bulan Dzulhijjah kemarin saya nikahkan dengan seorang santri putri bernama Rina," kata Ketua Yayasan Hidayatullah Medan Ust Drs Choirul Anam, S.Sos.I kepada media ini.

Mempelai wanita yakni Rina senidri adalah santri yang mondok di Pesantren Hidayatullah Medan berasal dari lereng Gunung Sibolangit, dari desa Laugambir, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang Sumut.

Ust Choirul Anam mengatakan, Desa Lugambir sendiri adalah desa binaan Pesantren Hidayatullah Medan. Ada lima desa di sekitar Lugambir yang menjadi desa binaan Pesantren Hidayatullah.

Dari desa-desa tersebut kemudian banyak anak anak warga desa yang menjadi santri Pesantren Hidayatullah Medan dan kini tidak sedikit diantaranya sudah menjadi kader dai dan tugas ke daerah, bahkan ada yang bertugas ke daerah Bandung, Jawa Barat.

"Alhamdulillah, kader kader muda kita dari desa sudah menyebar lintas propinsi. semua berkat dakwah dan pendidikan kita. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi ikhtiar pembinaan umat ini," harap Ustadz Choirul Anam.

Kembali ke pernikahan kedua mempelai yang sedang berbahagia. Keduanya kini mengamban amanah dakwah dari Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Medan di lembaga amal usaha lembaga.

Pernikahan ini diselenggarakan di Masjid Baitullah Akbar Hidayatullah Medan yang disaksikan oleh sedikitnya 600 orang santri Pondok Pesantren Hidayatullah kemudian dilanjutkan ramah mamah dikediaman mempelai putri.

Kita doakan kepada kedua pengantin semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warohmah dan kelak dari keduanya tumbuh generasi Islam yang shaleh/shalehah, berbakti kepada orangtua, bermanfaat untuk agama, umat, negara bangsa Indonesia dan alam semesta seluruhnya. Aaamiin Yaa Robbal 'Aalamiin.  (ABU MUHAMMAD)

FOTO DOUKENTASI LAINNYA, BISA DILIHAT DI FOTO GALERI HIDAYATULLAH MEDAN, KLIK DI SINI